Gejala Anak Mengalami Kekurangan Zinc 

Gejala Anak Mengalami Kekurangan Zinc 
August 18, 2022 0 Comments

Kekurangan zinc? Apa itu?

Kekurangan zinc atau defisiensi zinc merupakan suatu kondisi yang terjadi saat tubuh tidak mendapat cukup mineral zinc padahal ini sangat dibutuhkan. Zinc menjadi suatu hal yang penting untuk sistem kekebalan tubuh dan penyembuhan luka pada anak. Selain itu, ini juga  mendukung pertumbuhan dan perkembangan selama kehamilan, di masa kanak-kanak sampai remaja sebab zinc merupakan penyusun lebih dari 100 enzim dalam tubuh khususnya tubuh bayi dan anak. Untuk memperoleh asupan zinc, anak-anak harus mengonsumsi makanan yang menjadi sumber zinc seperti daging, keju, tiram, kacang-kacangan, telur, dan masih banyak lagi. Saat zinc masuk ke tubuh anak, organ tubuh seperti koroid mata, ginjal, hati, otot, dan koroid mata akan menyimpan zinc tersebut dalam jumlah yang tinggi.

Sebagian anak yang tinggal di lingkungan miskin dan anak yang berasal  dari negara berkembang kemudian diadopsi oleh orang tua angkat yang berasal dari negara maju akan berisiko mengalami kekurangan zinc. Alasannya karena orang di negara berkembang mengonsumsi makanan tinggi fitat. Pihak lain yang bisa berisiko mengalami kekurangan zinc adalah vegetarian dan penderita diare kronis.

Apa saja gejala kekurangan zinc?

Gejala awal kekurangan zinc adalah muncul perubahan kulit dimana akan muncul seperti eksim. Pada kulit akan muncul tampilan mengkilap yang biasanya ditemukan di sekitar mulut, bokong, dan tangan serta mungkin muncul retakan juga. Ruam akibat kekurangan zinc tidak bisa membaik hanya dengan pelembab atau krim saja. Ada beberapa gejala lain yang mengisyaratkan bahwa anak Anda kekurangan zinc

1. Rambut rontok bahkan kebotakan

Penelitian menunjukan bahwa rambut rontok dan kebotakan bisa terjadi karena kurangnya asupan zinc. Saat kadar zinc dalam tubuh rendah maka terjadi peningkatan produksi hormon dihidrotestosteron padahal  hormon ini dapat  menyebabkan folikel rambut mengecil sehingga menyebabkan rambut rontok.

2. Diare

Kekurangan zinc membuat organisme lebih rentan terhadap bakteri yang menghasilkan toksin. Bakteri ini akan mengaktifkan guanylate dan adenylate yang kemudian merangsang sekresi klorida yang menyebabkan diare dan mengurangi penyerapan nutrisi.

3. Membutuhkan waktu lama untuk sembuh

Zinc merupakan mineral penting yang berperan dalam fungsi kekebalan tubuh yang menjaga anak tetap sehat. Apabila anak kekurangan zinc luka akan lebih lama untuk sembuh.

4. Berat badan turun

Zinc berperan untuk membantu memetabolisme protein, karbohidrat, dan lemak. Jika asupan zinc dalam tubuh berkurang maka anak akan lesu karena energinya berkurang. Akibatnya berat badan akan turun secara berangsur-angsur apabila asupan zinc tidak terpenuhi dalam jangka waktu yang lama.

Gejala lain yang menandakan adanya indikasi kekurangan zinc antara lain:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Timbul lebih banyak infeksi
  • Perubahan kuku
  • Berat badan mengalami penurunan
  • Kurangnya kemampuan indra perasa dan pencium
  • Gangguan keterampilan motorik dan fungsi kognitif
  • Pneumonia

Berapa takaran zinc yang harus dipenuhi tiap harinya?

Zinc memang memiliki beragam manfaat terlebih saat masa pertumbuhan anak-anak. Meskipun begitu, ada takaran atau dosisnya sebab jika melebihi juga akan ada dampak yang timbul. Berikut takaran zinc per hari yang direkomendasikan para ahli berdasarkan usia

0-6 bulan sebanyak 2 mg

7 bulan hingga 3 tahun sebanyak 3 mg

4-8 tahun sebanyak 5 mg

9-13 tahun sebanyak 8 mg

14-18 tahun sebanyak 11 mg

Apakah baik jika anak mendapatkan terlalu banyak zinc?

Perlu diingat bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Pasti ada dampak yang ditimbulkan. Sebenarnya sangat kecil kemungkinan jika anak mendapatkan terlalu banyak zinc karena porsi makan mereka masih sedikit. Namun, apabila berlebihan jumlah makanan atau suplemen yang mengandung zinc tentu akan berdampak. Efek samping atau dampaknya dapat berupa mual dan muntah, diare, sakit kepala, dan kram perut. Bahkan akan menyebabkan efek toksik dalam jangka panjang.